pengalaman saya selama mengikuti pembelajaran daring dimasa pandemi
PENGALAMAN SAYA DI MASA PANDEMI
Pada saat ada pemberitahuan bahwa murid murid akan belajar di rumah selama 2 minggu saya sangat senang karena saya adalah anak pemalas. Saya suka belajar dari rumah karena saat mengerjakan tugas, saya bisa di bantu oleh orang tua saya.
Setelah 2 minggu, ada pemberitahuan bahwa kita akan belajar dari rumah lebih lama lagi karena pandemi covid-19 mengganas di Indonesia. Saya merasa bosan di rumah karena sudah lama tidak bertemu dengan teman teman saya di sekolah.
Hampir 7 bulan saya di rumah terus karena pandemi covid-19 saya merasa sangat bosan di rumah. Saya sering bergurau dengan teman-teman saya via whatsapp, kadang-kadang saya juga bermain game online dengan teman teman saya agar kerinduan saya sedikit terobati.
KEKURANAG DAN KELEBIHAN BELAJAR DARI RUMAH:
Kegiatan belajar dapat dlakukan di berbagai tempat termasuk sekolah dan rumah. Keduanya memiliki kelebiha kekurangannya baik dari kenyamaan, pembentukan keterampilan, hingga kemampuan sosial seseorang. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan sistem pembelajaran di rumah.
Pembahasan:
Kelebihan sistem pembelajaran di rumah yaitu:
- Fleksibitas waktu. Karena belajar dilakukan di rumah sendiri. Waktu belajar dapat disesuaikan dengan kesiapan anak. Sehingga mood terjaga dan anak tidak terpaksa dalam belajar
- Bebas berkreasi. Karena tidak ada tekanan dari teman-teman lain, anak jadi lebih bebas untuk menyalurkan dan menunjukkan kreativitasnya.
- Lebih terarah dan terpantau. Karena pengajar hanya memiliki murid yang terbatas, maka lebih mudah untuk memantau progres dan perkembangannya dalam belajar. Sehingga lebih mudah juga untuk mengarahkan dalam berbagai hal.
- Lebih percaya diri. Karena anak tidak dibanding-bandingkan dengan teman-teman yang lainnya, sehingga akan menumbuhkan rasa kepercayaan diri yang tinggi pada anak.
- Dapat menemukan bakat terpendam. Kenyamanan dan ketenangan dalam suasana belajar di rumah, membuat anak tanpa disadari menunjukkan kemampuan yang belum pernah ditunjukkannya.
- Lebih mudah paham. Karena anak dapat dengan bebas bertanya pada pengajar dan pengajar dapat fokus memberikan jawaban yang detail.
Kekurangan sistem pembelajaran di rumah yaitu:
- Kurang mempunyai teman. Karena anak hanya belajar dengan gurunya langsung dan dilakukan di rumah, Anak tidak mempunyai teman sebaya.
- Kurang kemampuan bersosialisasi. Karena tidak ada teman sebaya dan tidak bisa mengenal banyak karakter individu, anak tidak terlatih kemampuan bersosialisasinya. Sehingga apabila bertemu dengan orang lain tidak dapat banyak bergaul.
- Tidak memiliki jiwa berkompetisi. Anak sudah terlalu nyaman dengan sistem pelajaran sehingga apabila ada kompetisi-kompetisi anak tidak tertarik.
- Kurang melatih kedisiplinan dan hidup dalam sistem sosial. Karena pembelajaran dapat disesuaikan dengan jam kesiapan anak, sehingga anak tidak terlatih untuk hidup dalam sistem sosial dan kedisiplin. Misalnya apabila di sekolah anak sudah harus sampai pukul 7.00 dan memulai belajar, jika di rumah pembelajaran bisa dimulai pukul 10.00 sehingga anak tidak perlu bangun pagi.
- Kurang inisiatif dan peka terhadap lingkungan. Karena tidak mengenal lingkungan sekitar dan pembelajaran individu, anak tidak terlatih untuk berinisiatif dalam menyelesaikan masalah apabila ada masalah kelompok.
- Cenderung lebih egois. Karena anak selalu didengarkan oleh guru sehingga anak cenderung egois terhadap kehendak dirinya.
Komentar
Posting Komentar